Coma State / Esdaile State
Coma
state adalah kondisi relaksasi pikiran dan tubuh, dimana semua masalah yang
dialami seseorang terasa lenyap sepenuhnya. Dalam kondisi ini, seseorang merasa
bahwa tidak ada satupun didunia ini yang bisa mengganggu ketenangannya. Coma
state pertama kali diperkenalkan oleh James Esdaile. James Esdaile menggunakan
coma state untuk mempersiapkan pasien sebelum operasi besar atau untuk
mempercepat proses penyembuhan berbagai penyakit.
Coma
state adalah kondisi dibawah profound somnambulism. Dalam coma state subyek
tidak/malas menerima sugesti yang berkaitan dengan gerakan fisik, misalnya
sugesti untuk membuka mata atau bergerak. Sedangkan sugesti yang berkaitan
dengan mental tetap bisa diterima oleh subyek dengan sempurna apabila subyek
menginginkannya.
Coma
state hanya berguna untuk mempercepat penyembuhan atau bisa juga untuk pasien
yang akan menjalani operasi besar dan mempersiapkan persalinan tanpa rasa
sakit. Jika Anda melakukan hipnoterapi, cukup lakukan deepening sampai
somnambulism saja. Karena kondisi coma state malah membuat subyek tidak/kurang
suggestible.
- Anestesi
seluruh tubuh otomatis tanpa sugesti. Test
dengan mencubit tangan subyek. Jika subyek sudah mencapai coma state
seharusnya dia tidak akan merasakan apapun.
- Katalepsi
otomatis tanpa sugesti. Angkat tangan
atau kaki subyek, atur posisi tertentu dan lepaskan tangan Anda. Apabila
subyek tidak menjatuhkan tangan atau kakinya, kemungkinan besar dia sudah
berada di coma state.
- Tidak
atau malas menerima sugesti. Tes terakhir
yang menentukan yaitu: berilah sugesti dengan tegas ”Angkat tangan kanan
Anda setinggi bahu Anda..!”. Jika subyek tidak bereaksi, maka Anda tahu
bahwa subyek sudah mengalami coma state.
Saya tahu Anda merasa sangat
nyaman dengan kondisi Anda sekarang.Namun perlu Anda ketahui bahwa waktu Anda
sekarang sudah habis dan Anda harus membuka mata Anda sebelum hitungan kelima.
Jika Anda tidak membuka mata sebelum hitungan kelima, maka Anda akan kesulitan
mengalami kondisi ini lagi. Saya mulai menghitung. Satu, dua, tiga, empat, dan
lima.
Untuk
mencapai coma state, pertama kali Anda harus membimbing subyek hingga
somnambulism.Setelah itu Anda ucapkanlah script deepening yang memang dirancang
khusus untuk membimbing subyek mencapai coma state.Apabila sekali tidak cukup,
maka Anda bisa mengulangi membaca script untuk yang kedua kali.Apabila Anda
sudah melakukannya dengan benar, tetapi subyek Anda belum mencapai coma state
setelah yang kedua kalinya, kemungkinan ada hambatan berupa rasa takut atau
keraguan di pikiran subyek.Bila perlu Anda bisa mendiskusikannya dengan subyek.
Script Untuk Mencapai Coma Sate
Saya akan mengantarkan Anda
menuju sebuah kondisi relaksasi yang sangat nyaman. Dalam kondisi tersebut semua
gangguan terasa lenyap. Untuk memasuki kondisi tersebut saya akan meminta Anda
melipatgandakan relaksasi yang sudah Anda rasakan sekarang.
Bayangkan sebuah gedung yang
terdiri dari empat lantai.Anda berada di lantai paling atas sekarang.Setiap lantai
dalam gedung ini dihubungkan oleh eskalator. Lantai paling atas kita sebut
lantai A, lantai di bawahnya kita sebut B, bawahnya lagi kita sebut C, dan
lantai dasar kita sebut D. Setiap Anda turun satu lantai, tubuh dan pikiran
Anda dua kali lipat semakin rileks.
Sekarang bayangkan Anda berada di
lantai paling atas, yaitu lantai A. Untuk melipatgandakan relaksasi yang Anda
rasakan sekarang, sebentar lagi saya akan meminta Anda turun ke lantai B.
Bayangkan Anda sedang berada di depan eskalator yang menghubungkan lantai A dan
B. Pada hitungan ketiga eskalator tersebut akan membawa Anda ke lantai B yang
mana hal ini akan membuat diri Anda dua kali lebih rileks daripada sekarang.
Dalam pikiran Anda, Anda boleh membuat eskalator ini sependek atau sepanjang apapun
yang Anda inginkan.Anda boleh membuat perjalanan di eskalator itu berlangsung
lambat atau cepat sesuai kebutuhan Anda.Ketika Anda sudah mencapai lantai B,
beri tahu saya dengan mengucapkan huruf B. Jika Anda paham maksud saya
anggukkan kepala Anda.Oke, pada hitungan ketiga, eskalator itu mulai berjalan.
Satu, dua, tiga... (Tunggu sampai subyek mengatakan
huruf B)
Bagus sekali. Saya akan
menghitung dari satu sampai tiga lagi. Posisikan diri Anda berada di ujung atas
sebuah eskalator yang menghubungkan lantai B dan C. Pada hitungan ketiga,
eskalator Anda akan membawa Anda turun dari lantai B ke C yang mana hal ini
akan membuat diri Anda dua kali lipat lebih rileks daripada sekarang. Ketika
Anda sudah mencapai level C, beri tahu saya dengan mencoba mengucapkan huruf C.
Jika Anda mengikuti instruksi saya tepat seperti yang saya katakan, ketika
mencapai level C pita suara Anda menjadi sangat rileks sehingga Anda mungkin
akan kesulitan mengucapkan huruf C. Relaksasi itulah yang Anda perlukan, tapi
nanti coba saja mengucapkan huruf C. Oke, pada hitungan ketiga, eskalator itu
mulai berjalan. Satu, dua, tiga... (Tunggu sampai subyek
mengatakan C atau mulutnya bergerak tapi tidak bersuara)
Bagus sekali.Sekarang tinggal
satu lantai lagi yaitu lantai D. Ketika Anda mencapai lantai D, Anda merasakan
relaksasi yang paling dalam.Pikiran dan perasaan Anda sangat nyaman dan
tenang.Kehidupan Anda terasa sempurna dan segalanya terasa baik. Inginkan saja
hal ini terjadi dan Anda akan mengalaminya dengan sangat mudah. Posisikan diri
Anda di ujung atas eskalator. Oke, sekali lagi saya akan menghitung dari satu
sampai tiga, eskalator tersebut akan membawa Anda turun atau masuk lebih dalam
lagi ke lantai D. Dan rasakan relaksasi yang paling dalam. Anda tidak perlu
berusaha untuk mencapai level D, tetaplah rileks dan biarkan hal ini terjadi
dengan sendirinya. Oke, mari kita mulai satu dua tiga.... turun semakin dalam
ke alam relaksasi Anda yang paling dalam, paling nyaman, paling menyenangkan.
Turun semakin dalam dan biarkan pikiran Anda tenang sepenuhnya.Yang ada hanya
rasa nyaman, damai dan semakin rileks.
Semoga apa yang saya berikan bisa bermanfaat dan bisa digunakan dalam
membantu sesama
